SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT โ
Dugaan perdagangan emas yang disebut-sebut bersumber dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Singkawang menjadi perhatian masyarakat. Informasi yang berkembang mengarah pada sosok berjuluk โPak Haji Maduraโ yang disebut bernama Husin dan diduga berperan sebagai pengepul emas.
Beredar pula informasi bahwa sosok tersebut memiliki keterkaitan dengan Partai NasDem dan disebut sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Namun, identitas, status jabatan, serta dugaan keterlibatannya masih harus diverifikasi melalui dokumen dan konfirmasi resmi.
Rantai Emas PETI Jangan Berhenti di Penambang
Seorang sumber menyebut, sosok yang dimaksud sebelumnya diduga pernah melakukan aktivitas PETI dan kini disebut lebih berfokus pada pengepulan emas.
โDulu yang bersangkutan disebut juga melakukan pekerjaan PETI. Sekarang, menurut informasi yang kami ketahui, lebih fokus sebagai pengepul emas,โ ungkap sumber tersebut.
Pernyataan itu masih berupa keterangan sumber dan belum menjadi bukti hukum. Belum ada dokumen yang memastikan asal-usul emas, pola transaksi, maupun keterlibatan Husin dalam perdagangan emas hasil PETI.
Meski demikian, apabila terdapat indikasi yang dapat dipertanggungjawabkan, aparat penegak hukum perlu menelusuri rantai pasok emas, jalur distribusi, serta pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas pertambangan ilegal.
Penegakan hukum tidak boleh hanya menyasar pekerja di lapangan, sementara dugaan aliran hasil tambang dan pihak yang menampungnya luput dari pemeriksaan. Semua harus diuji berdasarkan bukti, tanpa memandang kedudukan maupun afiliasi politik.
Atribut Partai Bukan Tameng Hukum
Jika benar sosok yang dimaksud merupakan pejabat publik, status tersebut justru menuntut transparansi dan akuntabilitas lebih besar. Namun, dugaan yang beredar tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta sebelum melalui verifikasi dan klarifikasi.
Husin perlu diberi kesempatan menjelaskan identitas, status jabatan, serta tanggapannya atas dugaan tersebut. Partai NasDem dan pihak terkait juga dapat dimintai konfirmasi mengenai informasi yang beredar.
Publik membutuhkan jawaban yang terang: apakah emas yang diperdagangkan benar berasal dari PETI, siapa pemasoknya, dan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam rantai perdagangannya?
Hak Jawab dan Klarifikasi
Redaksi membuka ruang hak jawab, klarifikasi, dan bantahan kepada Husin alias Pak Haji Madura serta pihak terkait lainnya. Bukti dan keterangan resmi akan ditindaklanjuti secara proporsional sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.
Pemberitaan ini bukan vonis terhadap siapa pun. Seluruh dugaan harus diuji secara objektif dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Jika ditemukan bukti pelanggaran, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber informasi awal: keterangan warga, penambang, dan informasi yang dihimpun awak media






