Pebayuran, โ Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan warga Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.,Senin 27/4/2026, Kekeringan yang melanda wilayah tersebut berdampak pada sektor pertanian.
Babinsa Desa Karangharja, Koptu Solehudin, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi wilayah terdampak, Dari hasil pemantauan, tercatat luas lahan sawah mencapai sekitar 50 hektare dengan sistem pengairan irigasi. Namun, meskipun sumber air berada pada jarak sekitar 50 hingga 100 meter, debit air mulai menurun akibat musim kemarau panjang.
Ketua Kelompok Tani Karangharja , H. Nurdin, mengungkapkan bahwa kondisi ini mulai menyulitkan para petani dalam mengairi sawah mereka.
โUntuk pertanian sudah mulai terdampak. Air irigasi berkurang, sehingga kami khawatir hasil panen tidak maksimal,โ ujarnya Nurdin
Saat ini, terdapat sekitar 500 kepala keluarga atau 1.200 jiwa alhamdulillah masih bergantung pada sistem pengairan PAM Simas.
Warga berharap adanya bantuan dari pemerintah, terutama dalam solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan yang terus berulang setiap musim kemarau.
Sementara itu, Danramil Pebayuran, Kapten Inf Sutikno, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
โKami akan terus melakukan pendataan dan monitoring wilayah terdampak, Diharapkan ada langkah cepat dari pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak kekeringan,โ tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam penggunaan air serta menjaga sumber-sumber air yang ada agar tetap dapat dimanfaatkan secara maksimal selama musim kemarau berlangsung.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)







